Langsung ke konten utama

Macam Benang Untuk Merajut : Bagian 1


Pecinta Fashion kini mulai banyak yang tertarik menggunakan item berbahan rajutan. Rajutan sendiri merupakan kerajinan yang sudah lama dikenal orang. Jika pada zaman dahulu item rajutan masih sebatas pakaian atau shal namun kini sudah semakin beragam. Rajutan mulai dari topi, tas, dompet dan aksesoris pun bisa dipakai untuk melengkapi fashion. Model rajutan yang beragam juga menjadi primadona banyak wanita. 
Berbicara tentang rajutan, bahan utama yang harus dipersiapkan sudah pasti benang rajut. Baik buruknya kualitas benang juga jadi kunci kualitas rajutan. Beragam bahan benang rajut bisa diperoleh mulai dari bahan yang lembut sampai kaku, dari kualitas biasa sampai paling bagus juga harga yang bevariasi.
Kali ini kita akan mengupas tuntang tentang macam-macam benang rajut. Dan berikut pembahasan lebih lengkapnya;

Benang Polyester: Sesuai dengan namanya sahabat Fitinline pasti sudah bisa menebak jika benang rajut ini terbuat dari 100% serat polyester. Karakteristinya yang kuat, elastis, tidak mudah kusut dan tidak mudah luntur menjadikan benang polyester sebagai bahan terbaik untuk membuat tas, dompet, taplak, hingga bros. 

Benang Nylon: Benang nylon atau nilon merupakan sejenis benang rajut yang memiliki tekstur keras serta mengkilap. Benang ini sangat sesuai jika digunakan untuk membuat tas ataupun dompet.

Benang Acrylic: Benang yang dibuat dari serat alami umumnya memiliki banyak warna yang menarik. Benang acrylic ini banyak diminati karena harganya yang terjangkau untuk para pemula yang ingin belajar merajut.

Benang Panda: Benang merupakan salah satu jenis benang rajut yang sangat sesuai untuk membuat baju bayi maupun baju untuk orang dewasa.

Benang Mabel: Benang mabel secara garis besar memiliki tekstur yang halus, lembut dan jatuh dari pada benang katun. Benang ini  biasa digunakan untuk membuat rajutan wearable seperti taplak, syal dan rompi. Baik berupa knit maupun crochet.

Benang Big Mabel: Seperti halnya benang mabel, benang big mabel ini juga memiliki tekstur yang lembut, halus dan jatuh. Hanya saja diameternya cenderung lebih besar dari benang mabel pada umumnya. Warnanya terkesan sedikit mengkilap dan sangat sesuai untuk membuat rajutan apa saja.
Nah itu dia macam benang rajut untuk merajut. Berikutnya di Macam Benang Untuk Merajut : Bagian 2

Sumber: itinline.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Alat Dan Bahan Merajut

Sebelum memulai project merajut, ada baiknya kamu tahu apa saja hal yang wajib dipersiapkan. Peralatan adalah hal mutlak untuk membantgun sebuah project rajutan. Apa saja peralatan yang dibutuhkan? Let's digging up! Alat dan Bahan: Hakpen / Hook Hook atau hakpen adalah sebuah alat rajut dasar. Hook memiliki ukuran bermacam-macam dan disesuaikan dengan ukuran atau ketebalan benang rajut. Berikut konversi ukuran hakpen yang umum digunakan. Crochet Hook Conversion Chart:  Metric USA   UK   2.00 mm – 14 2.25 mm 1 / B 13 2.50 mm – 12 2.75 mm C 11 3.00 mm – 11 3.25 mm D 10 3.50 mm 4 / E 9 3.75 mm F – 4.00 mm 6 8 4.25 mm G – 4.50 mm 7 7 5.00 mm 8 / H 6 5.50 mm 9 / I 5 6.00 mm 10 / J 4 6.50 mm 10 1/2 / K 3 7.00 mm – 2 8.00 mm – 0 9.00 mm 15 / N 0 10.00 mm P 0 15.75 mm or 16mm Q – Lem Lem merupakan perlengkapan yang dibutuhkan untuk merajut. Bahan ini berguna untuk kamu yang ingin merajut boneka ( Amigurumi ). Penggunaannya difungsikan un

Jenis-Jenis Tusukan Dasar: Simpul Awal

Pada artikel kali ini kita akan mempelajari simpul dasar sebelum membuat sebuah rajutan. Simpul dasar merupakan ikatan atau simpul yang berfungsi untuk mengawali simpul lainnya. Didalam sebuah rajutan, simpul ini sangat penting kamu kuasai. Terlihat sangat sederhana, berikut langkah membuat simpul awal dalam rajutan. Bahan: Jarum Rajut atau Hakpen Benang Rajut Langkah: Pegang benang di tangan kiri dan selip ujung benang di belakang kelingking melewati jari manis dan jari tengah lalu kaitkan dengan telunjuk. Pegang hakpen dengan tangan kanan, hadapkan kepala kait lalu mulai ambil satu helai benang. Langkah awal adalah buatlah sebuah simpul benang, pertama dengan lilitkan benang di sekitar jari.  Masukkan lilitan ke arah luar hingga membentuk lingkaran. Tarik benang dengan hakpen lalu gulung benang hingga benang melilit hakpen. Mulai buat rantai dengan gambar no. 4.